Artikel, Umum
Jan5

Beda Orang Beda Budaya

Dunia permusikan Indonesia memang lagi hits-hitsnya. Banyak penyanyi ataupun band pendatang baru yang namanya melejit naik. Banyak yang sukses karena kontroversinya, ada yang sukses tapi langsung jatuh samapai ke akar-akarnya. Baru-baru ini grup band negara kita banyak yang diguncang masalah. Dengan mengerahkan seluruh usaha mereka mampu hadir kembali dengan wajah baru.

Sebut saja NOAH. Band yang dulunya bernama Peterpan ini sempat diterkam berbagai masalah, mulai dari pertengkaran personil sampai kasus video p***o yang menjerat sang vokalis yaitu Ariel. Walau vakum lama hampir 2 tahun, mereka berhasil memberikan sajian yang wahhh saat kembali ke permukaan musik Indonesia.

Ada lagi ST12. Tak tahu kenapa terjadi perseteruan antara personelnya yang kemudian menjadikan vokalis dan gitarisnya hengkang dan membentuk band baru dengan nama SETIA Band. Nah band-band ini yang nantinya akan kita bahas lebih lanjut.

Berikut adalah analisis admin mengenai perbedaan band-band luar negeri dengan band-band Indonesia. Bukan bermaksud untuk menjelekkan produk dalam negeri, tapi dengan menunjukkan kekurangan band kita, siapa tahu akan memberikan motivasi untuk membenahinya menjadi lebih baik.

Band Indonesia kurang variatif. Di negara kita band-band yang ber-genre pop melayu sangat didukung label-label besar. Maka dari itu banyak genre-genre yang bertebaran di negara kita tidak bisa berkembang. Kasihan saya -____-

Band Indonesia kurang bisa menerima anggota baru. Nah ini yang menjadi perbedaan terbesar band kita dengan band luar. Langsung sebut saja band yang di atas tadi, Setia Band, Kotak. Band Kotak sudah kehilangan drummer mereka yang keluar dan mendirikan band lagi yaitu Winner. Anehnya, band ini tidak segera mencari pengganti dan menjadikannya sebagai drummer tetap mereka. Setiap tampil, mereka hanya membawa drummer additional saja. Sama seperti Setia, personel band cuma 2 orang, lainnya additional. Menurut saya pribadi, kalau hal-hal seperti itu harusnya langsung diputuskan untuk menerima adanya anggota baru.

Lihat saja band luar seperti Dream Theater, Avenged Sevenfold. 2 band tersebut kehilangan beberapa personelnya. Mereka langsung mengadakan audisi dan menjadikannya sebagai anggota tetap. Malahan Dream Theater sering gonta ganti personel. Dengan adanya anggota yang komplit, pemroduksian sebuah karya akan lebih maksimal dari pada mengharuskan seorang additional untuk melengkapinya.

Semoga band-band negara kita segera mendapat hidayah dan kembali pada jalan yang benar. Aamiin 😀

Incoming search terms:

Rate this article!

Beda Orang Beda Budaya,0 / 5 ( 0votes )
  • SHARE!

Author: 

Mulai mendirikan blog ini dari November 2013. Saat ini sedang mengerjakan hal-hal yang berhubungan dengan Programming dan Internet Marketing.

author

Related Posts